Demam Pokemon Go, Ini Asal Usul dan Tujuannya



TerGapteK.Com-Game Pokemon Go yang baru saja dirilis awal Juli lalu, sudah memunculkan fenomena baru yang mendunia. Hal itu bahkan membuat pengguna iPhone lebih menghabiskan waktu mereka untuk berburu Pokemon.
Nama John Hanke meroket bersamaan dengan Pokemon Go karena perusahaan yang didirikannya, Ninatic, adalah satu dari tiga perusahaan yang terlibat mengembangkan game tersebut. Di balik Niantic terdapat talenta berbakat dalam teknologi geospasial serta GPS, yang kemudian diaplikasikan dalam game berbasis augmented reality.
Hanke menginginkan para gamer bermain secara aktif, dalam arti tidak hanya duduk di toilet atau bermalas-malasan di tempat tidur. Maka ia turut mengembangkan Pokemon Go yang konsepnya mampu menyeret kaki gamer keluar rumah untuk memburu monster-monster imut dan memasukkannya ke dalam bola Pokeball.
Hanke punya harapan besar agar para pengguna Pokemon Go tetap bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Hal tersebut nampaknya terwujud, sebab gamer Pokemon Go rela pergi keluar rumah, berjalan kaki, ‘berpetualang, hingga kenalan dengan orang baru.
Awal Mula Ide Pokemon Go
Sebelum Pokemon Go hadir, Niantic sebetulnya sudah dikenal sebagai pengembang game Ingress yang merupakan game berbasis perangkat mobile yang menantang para gamer untuk mengeksplorasi dunia dan menguasai tempat-tempat tertentu sebagai kawasan miliknya.
Ingress memanfaatkan teknologi augmented reality dan juga didasarkan pada pemetaan lokasi dengan GPS, yang mengajak pengguna mencari kekuatan virtual di tempat-tempat seperti museum, monumen, dan ruang terbuka publik.
Tiga Tujuan Utama Pokemon Go
Hanke mengakui, jika Niantic memiliki tiga tujuan utama untuk game Pokemon Go. Yang pertama adalah exercise alias gerak badan. Menurutnya, banyak aplikasi kebugaran tubuh yang gagal membuat penggunanya betul-betul hidup sehat.
Maka Pokemon Go dirancangnya untuk ‘memaksa’ gamer bergerak dan banyak keluar rumah. Ia menawarkan interaksi berbeda antara manusia dengan permainan ponsel, karena melibatkan pencarian objek monster-monster virtual di dunia nyata.
Aktivitas keluar rumah itu diganjar dengan Pokemon sebagai ‘hadiahnya’. Pengguna bisa mencari, menangkap, mengumpulkan bola dan telur, sampai melatih para monster imut agar lebih kuat.
Kedua, melihat dunia dengan ‘mata baru’. Pokemon Go bertujuan memberi pandangan baru terhadap hal-hal di sekitar masyarakat. Caranya, menyulap tempat dan ruang publik menjadi Pokestop untuk mendapatkan bola dan telur, serta Pokegym untuk melatih kekuatan para monster.
Ketiga, membuat gamer bersosialisasi dengan orang baru.
Pokemon Go selama ini berhasil membuat gamer menjelajahi berbagai tempat untuk menangkap Pokemon. Kemudian saat gamer mencapai level lebih tinggi, dia harus membentuk tim dengan sesama gamer untuk berbagi kekuatan dan menguasai Pokegym.
Hanke menggambarkan hal tersebut sebagai icebreaker, yang artinya Pokemon Go mampu menciptakan hubungan pertemanan dengan orang baru dan bermain bersama.
Semoga informasi ini bermanfaat bagi semua dan khususnya pecinta Pokemon Go :)
- Reviewer: Tride Darsono - ItemReviewed: Demam Pokemon Go, Ini Asal Usul dan Tujuannya



Artikel Terkait:




Ayo Berkomentar di Blognya Anak Gaptek...

0 Respones to "Demam Pokemon Go, Ini Asal Usul dan Tujuannya"

 

© 2012 TerGapteK.Com All Rights Reserved Thesis WordPress Theme Converted into Blogger Template by Hack Tutors.info n Modified by Blogger TerGaptek |