BERHASIL !! Akhirnya BRIsat Meluncur Setelah Beberapa Kendala




Setelah sempat tiga kali tertunda, satelit milik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau yang dikenal dengan BRIsat akhirnya hari ini berhasil diluncurkan pada pukul 04.38 WIB. Dengan demikian, BRI resmi menjadi bank pertama di dunia yang memiliki dan mengoperasikan satelit.

Minggu (19/6/2016), nonton bareng (nobar) peluncuran BRIsat sudah padat dihadiri oleh penonton sejak pukul 02.00 WIB dan dihadiri oleh Wakil Direktur Utama (Wadirut) BRI Sunarso, Direktur Consumer BRI Sis Apik Wijayanto, Komisaris Independen Adhyaksa Dault, serta beberapa jajaran direksi dan komisaris BRI lainnya. Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla pun dijadwalkan hadir.

Selain itu, tampak pula Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad, Dirut PT PLN (Persero) Sofyan Basir, dan Dirut Bulog Djarot Kusumayakti.

Sementara ratusan karyawan BRI kompak mengenakan baju kombinasi warna putih biru bertuliskan "BRIsat menuju orbit untuk melayani negeri".

Sekitar pukul 04.32 WIB, ArianeSpace (perusahaan peluncur satelit asal Prancis) mengumumkan posisi roket sudah dalam keadaan standby untuk segera diluncurkan dalam kurun waktu lima menit ke depan. Seketika penonton nobar satelit yang memenuhi gedung serba guna BRI berdiri dan melakukan doa bersama.

Pada pukul 04.35 WIB, pemimpin doa acara peluncuran ini mengajak doa bersama kemudian mengucap istighfar. Setelah sekira dua menit mengucap istighfar, pemimpin doa mengajak untuk mengucap takbir karena waktu peluncuran semakin dekat sekira satu menit lagi.

Tidak ada hitungan mundur, yang ada hanya lah seruan "Allahuakbar" memenuhi seisi ruangan. Tepat pukul 04.38 WIB, roket yang membawa BRIsat meluncur. Namun penonton masih mengumandangkan takbir hingga roket peluncur tadi benar-benar menjauh. Setelah pengumuman dari ArianeSpace kembali terdengar bahwa roket peluncur berhasil meluncur, penonton pun bertepuk tangan.



Para penonton utama peluncuran BRIsat seperti jajaran direksi dan komisaris BRI beserta yang lainnya langsung saling berpelukan. Tampak Komisarias Independen BRI Adhyaksa Dault menangis terharu.

Usai peluncuran BRIsat, sejumlah penonton nobar melakukan sholat subuh bersama-sama.

Sekadar informasi, peluncuran BRIsat dilakukan di Guiana Space Center, Kourou, French Guiana, Amerika Selatan. Waktu peluncuran adalah sekitar pukul 17.00-18.00 waktu setempat, atau sekitar pukul 03.00-04.00 WIB.

Peluncuran BRIsat sudah sempat tiga kali tertunda. Pada jadwal awal, rencananya BRIsat akan diluncurkan pada 9 Juni. Akan tetapi, terjadi masalah teknis. Penundaan terjadi karena adanya gangguan di koneksi umbilical dengan bagian atas peluncur. Sehingga, pihak Arianespace menjadwalkan ulang peluncuran BRIsat pada 16 Juni.

Lagi-lagi, Arianespace menemukan adanya gangguan koneksi bagian atas peluncur membuat manajemen Arianespace segera memperbaiki dan membutuhkan waktu setidaknya 24 jam untuk memastikan seluruh fungsi berjalan dengan baik. Akibatnya, peluncuran BRIsat ditunda menjadi 18 Juni.

Pada 18 Juni, roket peluncur BRIsat sudah standby, namun terkendala akibat terjadi cuaca buruk di lokasi peluncuran roket. Sehingga sampai lah hari ini BRIsat akhirnya diluncurkan dengan lancar.

Satelit memerlukan waktu 12 hari untuk sampai pada orbitnya di 150,5 derajat Bujur Timur (BT) atau tepat di atas langit Papua. Selama proses peluncuran hingga mencapai orbit, yang bertanggung jawab atas satelit adalah pihak Space System Loral (SSL). Jika sudah sampai di langit Papua dan berjalan lancar, satelit akan di serahkan ke pihak BRI.

Adapun besaran investasi BRIsat ini menelan biaya Rp3,375 triliun dengan masa pakai satelit mencapai 15 hingga 17 tahun.

BRIsat nantinya akan mendukung jaringan BRI yang sampai Maret 2016 tercatat sebesar 10.612 jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia. Jaringan ini, mayoritas adalah berupa BRI Unit dan Teras BRI yang masing-masing sebesar 5.360 unit dan 2.543 unit. Selain itu, BRIsat juga akan mendukung e-channel BRI, terutama 22.792 unit ATM dan 213.198 unit EDC.

BRIsat juga akan memanfaatkan posisi 151,5 BT dengan menggunakan dua frekuensi, yaitu C band dan KU band. C band akan digunakan untuk transaksi keuangan dan KU Bank untuk komunikasi nonkeuangan. Nantinya tidak semua transponder akan digunakan oleh BRI. Dari 45 transponder, empat transponder akan disewakan ke pemerintah dan 41 transponder akan dipakai BRI sendiri.

Sekian artikel Peluncuran BRIsat setelah 3 kali gagal kali ini. Semoga bermanfaat.. 

Salam GapteK Description: Deskripsi Anda Disini Rating: 4.5
- Reviewer: Tride Darsono - ItemReviewed: BERHASIL !! Akhirnya BRIsat Meluncur Setelah Beberapa Kendala



Artikel Terkait:




Ayo Berkomentar di Blognya Anak Gaptek...

0 Respones to "BERHASIL !! Akhirnya BRIsat Meluncur Setelah Beberapa Kendala"

 

© 2012 TerGapteK.Com All Rights Reserved Thesis WordPress Theme Converted into Blogger Template by Hack Tutors.info n Modified by Blogger TerGaptek |