Mengapa IT KPU Memilih Teknologi ICR?



JAKARTA - Proses contreng yang dilakukan dalam Pemilu 2009 ini ternyata menggunakan teknologi yang cukup canggih. Teknologi tersebut bernama Intellegent Character Recognition (ICR).

Sesuai dengan peraturan Komisi Pemilihan Umum nomor 2 tahun 2009, tentang pedoman pengadaan dan pengelolaan perangkat teknologi informasi untuk penyelenggaraan pemilu tahun 2009, pemerintah menetapkan untuk menggunakan teknologi ICR ini. Tujuannya adalah untuk mempercepat proses penghitungan suara, memperoleh tabulasi yang akurat, memperoleh salinan dokumen elektronik yang otentik dan teramankan, dan transparan dalam mendukung fungsi pengawasan langsung oleh masyarakat.

Dilansir melalui blog IT KPU, Senin (13/4/2009), ICR bisa disebut juga sebagai sistem cerdas yang mampu mengenali tulisan tangan dan menerjemahkannya ke dalam kode atau simbol digital yang dapat diedit dan disimpan ke dalam komputer.

Kelebihan ICR terletak pada kemampuannya mempermudah kinerja dengan operator dan menghemat penggunaan kertas yang diperlukan. Sayangnya, jika akurasi ICR terlalu rendah serta preprocessing dan segmentasinya tidak akurat maka akan mengakibatkan beban operator untuk melakukan verifikasi menjadi berat.

Dalam situs tersebut pun dijelaskan, dari sisi akurasi, pihak IT KPU mengakui bahwa teknologi ICR belum bisa menyamai keunggulan akurasi yang dihasilkan dari teknologi data entry lain yang bernama Optical Mark Recognition (OMR). Namun dalam hal mengatasi resiko eror yang timbul akibat kondisi psikis di lapangan, dan melihat efisiensi biaya pengadaan kertas yang cukup besar, teknologi ICR jauh lebih unggul ketimbang OMR

- Reviewer: Miftah Farid - ItemReviewed: Mengapa IT KPU Memilih Teknologi ICR?



Artikel Terkait:




Ayo Berkomentar di Blognya Anak Gaptek...

0 Respones to "Mengapa IT KPU Memilih Teknologi ICR?"

 

© 2012 TerGapteK.Com All Rights Reserved Thesis WordPress Theme Converted into Blogger Template by Hack Tutors.info n Modified by Blogger TerGaptek |